Hmm.. memang susah kalau punya pacar beda ’dunia’. Tapi kita bisa ngakalinnya, kok. Misalnya, kalau kita sama pacar…
Beda ‘generasi’
Enaknya kalau punya cowok sudah kuliah atau kerja, mereka umumnya lebih dewasa dan punya jiwa melindungi yang besar. Mereka juga enak diajak diskusi masalah serius dibanding sama cowok-cowok seumuran kita. Tapi, jadwal kesibukan mereka yang suka bentrok sama kita jadi hambatan untuk ketemu dan sulit mengenal lingkungannya juga.
Pacaran tipe begini, butuh rencana, seperti:
• Bikin jadwal ketemuan yang pasti tiap minggunya, jadi nggak ganggu kegiatan masing-masing.
• Cari tahu tentang dunianya, misalnya, sering ikut nongkrong bareng teman segeng-nya atau datang ke acara kampusnya.
Beda sekolah atau tempat tinggal
Problem utama pacaran jarak jauh (beda sekolah, beda kota atau bahkan negara) adalah: berat di ongkos! Kalau kita tipe pacar posesif dan mudah jealous, mending dihindari deh, pacaran model begini. Soalnya, butuh kepercayaan tingkat tinggi supaya hubungan jadi awet. Asyiknya, kita bisa lebih bebas bergaul dengan teman cowok tanpa selalu was-was dipelototin pacar. Asal jangan kelewat batas, lho!
Butuh kerjasama untuk ngakalin jarak yang 'jauh' itu dengan cara:
• Beri kepercayaan 100% ke pacar. Biar dia nyaman juga ninggalin kita.
• Kalau pacar di luar kota atau luar negri, bikin kesepakatan untuk gantian telepon dan janjian teleponan di malam hari pas tarifnya lagi murah
• Gantian bayarin saat nge-date. Lebih oke lagi kalau rencana nge-date bisa diomongin bareng sebelumnya.
Beda status sosial
Pacaran sama cowok yang berasal dari keluarga yang beda status sosialnya sama kita mungkin akan menimbulkan berbagai masalah juga. Begitu kenal dengan keluarga dan gaya hidupnya, ‘gesekan’ itu biasanya makin terasa. Kita butuh kesabaran ekstra dan kompromi untuk ngatasin bentrokan dari perbedaan status ini. Misalnya, kebiasaan pacar atau kita yang suka ngabisin uang banyak cuma untuk nongkrong.
Cara ngomong yang enak biar nggak saling 'bingung':
• Siapkan ‘hati seluas samudera’ untuk menerima perbedaan supaya pacaran tetap sukses.
• Jangan mudah tersinggung kalau sikap dan perilaku pacar dirasa kurang ‘pantas’ atau justru ‘terlalu sombong’. Siapa tahu kita juga begitu untuknya.
• Komunikasikan perasaan kita sama pacar, terutama tentang cara masuk ke keluarganya, biar 'usaha' kita nggak berujung salah paham.
Beda budaya atau agama
Mungkin bukan hal yang mudah untuk menyatukan hati dengan pacar yang beda suku atau agama. Sebenarnya, seru juga mengenal orang yang beda budaya atau agama dari kita, karena bisa sekalian mengasah toleransi kita dalam bergaul. Namun seringkali halangannya justru sangat ‘besar’ karena budaya dan agama penting sekali artinya buat keluarga kita.
Biar nggak terkaget-kaget dengan perbedaan ini:
• Sering main ke rumah pacar dan amati kebiasaan keluarganya. Ini juga berlaku untuk pacar kita, biar sama-sama merasakan ‘sulitnya’.
• Kita nggak perlu memaksakan diri untuk 'masuk' ke budayanya atau ngikutin ritual keagamaannya kalau nggak sreg. Apalagi sambil cemberut, bisa-bisa keluarga pacar kita malah tersinggung.
• Jika keluarga pacar maupun keluarga kita ada yang nggak setuju, nggak usah keras kepala. Lebih baik putus saja dan mencari cowok lain yang lebih ‘sejalan’ dalam adat istiadat dan kepercayaan. Ingat lho, nggak ada cowok yang begitu berharganya sampai kita harus melawan orangtua!
Jumat, 23 September 2011
Kunci sukses
1.Sukses bukanlah kunci kebahagiaan. Kebahagiaan adalah kunci sukses. Jika Anda mencintai apa yang Anda lakukan, Anda akan sukses.
2.Jangan pergi ke arah yang ditunjukkan, pergilah justru ke jalan lain yang belum berjejak kemudian buatlah jejak anda sendiri.
2.Jangan pergi ke arah yang ditunjukkan, pergilah justru ke jalan lain yang belum berjejak kemudian buatlah jejak anda sendiri.
3.Arus penentu impian dan pembentuk kehidupan mengalir dari pola berpikir yang dibina setiap hari.
4. Seorang pemimpin yang baik menginspirasi orang untuk memiliki keyakinan pada pemimpin, seorang pemimpin besar menginspirasi orang untuk memiliki keyakinan dalam diri mereka
Rabu, 21 September 2011
11 Cara Menghentikan Kebiasaan Merokok

Selalu gagal untuk menghentikan kebiasaan merokok Anda? Mungkin ada beberapa langkah yang salah. Seperti yang dikutip dari webmd, berikut 11 cara menghentikan kebiasaan merokok.
1. Tahu alasan berhenti merokok
Jika Anda ingin berhenti dari kebiasaan merokok, Anda harus tahu alasannya. Apakah itu karena dampak buruk yang dibawa oleh rokok, ingin terlihat lebih muda atau karena ingin melindungi keluarga dari asap rokok. Pilih alasan yang sangat kuat untuk bisa mengalahkan godaan merokok.
2. Jangan anggap remeh
Mungkin berhenti merokok terdengar mudah. Anda hanya perlu membuag semua rokok yang telah dibeli dan menahan diri untuk tak membelinya kembali. Sayangnya menghentikan kebiasaan ini tak semudah yang dikira. Sebanyak 95 persen orang yang mencoba untuk berhenti tanpa terapi atau pengobatan, akhirnya malah kembali merokok. Alasannya adalah ketergantungan yang ditimbulkan oleh nikotin. Otak menjadi terbiasa dengan nikotin dan membutuhkannya tiap saat.
3. Lakukan terapi nikotin
Ketika Anda berhenti merokok, nikotin bisa membuat Anda merasa frustrasi, depresi, gelisah atau marah. Terapi pengganti nikotin bisa bantu atasi masalah ini. Studi menunjukkan permen karet nikotin dan lozenges bisa bantu melipatgandakan peluang Anda untuk berhenti dari rokok, bila dilakukan secara intensif. Namun hati-hati, penggunaan produk seperti ini sambil merokok tidak dianjurkan.
4. Tanya obat resep
Untuk mempermudah mengatasi kecanduan nikotin tanpa menggunakan produk yang mengandung nikotin, tanyakan pada dokter apakah ada pil yang boleh Anda konsumsi. Ada beberapa obat yang bantu mengurangi rasa lapar dengan memengaruhi zat kimia dalam otak. Obat itu juga akan membuat Anda terpuaskan walau hanya menghisap sedikit rokok saja. Ada juga beberapa obat lainnya yang mengurangi gejala nikotin seperti depresi dan ketidakmampuan berkonsentrasi.
5. Minta bantuan orang terdekat
Beritahu keluarga, teman dan rekan kerja bahwa Anda sedang berusaha untuk berhenti merokok. Bergabung dengan kelompok anti rokok atau berbicara dengan konselor juga bisa dijadikan salah satu alternatif. Dorongan mereka tentu memberikan peluang besar bagi Anda untuk segera menghentikan kebiasaan buruk ini.
6. Kontrol stres dengan benar
Salah satu alasan orang merokok adalah, nikotin bisa membantu seseorang untuk lebih rileks. Setelah berhenti merokok, Anda harus menemukan cara lain untuk mengatasi stres, misalnya dengan dipijat, mendengarkan musik santai, atau mengikuti kelas yoga. Jika mungkin, sebaiknya hindari situasi stres pada minggu pertama ketika Anda mulai berhenti merokok.
7. Hindari alkohol dan pemicu merokok lainnya
Kegiatan tertentu dapat meningkatkan keinginan Anda untuk merokok. Alkohol merupakan salah satu pemicu paling umum, jadi cobalah untuk menguranginya. Jika kopi membuat Anda ingin merokok, beralihlah pada teh selama beberapa minggu. Dan jika Anda terbiasa merokok setelah makan, temukan cara lain untuk menghindarinya misalnya seperti mengunyah permen karet atau menyikat gigi.
8. Bersihkan rumah
Setelah Anda mengisap batang rokok terakhir, buang bungkus rokok, korek api serta asbak. Cuci pakaian, bersihkan karpet, gorden, atau apapun yang terkena bau asap rokok. Gunakan penyegar udara untuk menyingkirkan aroma rokok. Anda tentu tak ingin melihat atau menyium bau yang mengingatkan Anda tentang rokok, bukan?
9. Bergerak
Aktivitas fisik dapat membantu mengurangi kecanduan nikotin dan meringankan beberapa gejalanya. Bila keinginan merokok muncul, pakai sepatu olahraga Anda, dan lakukan jogging. Bahkah olahraga ringan seperti berjalan kaki ditemani hewan peliharaan, bersepeda atau berkebun juga memberikan manfaat yang berarti. Olahraga juga bisa bantu Anda menghindari kelebihan berat badan saat berhenti merokok.
10. Makan buah dan sayuran
Sebaiknya jangan lakukan diet saat Anda berusaha untuk berhenti merokok. Fokuslah untuk memakan lebih banyak buah, sayuran dan makanan rendah lemak. Menurut studi di Duke University, makanan-makanan ini membuat rokok terasa mengerikan.
11. Coba dan coba lagi
Gagal berhenti merupakan hal yang biasa. Banyak perokok yang harus mencoba beberapa kali sebelum akhirnya berhasil lepas dari kebiasaan buruk ini. Periksa keadaan emosi serta fisik yang membuat Anda menyerah. Gunakan sebagai kesempatan untuk kembali menegaskan komitmen untuk berhenti merokok. Setelah Anda membuat keputusan kembali, tetapkan 'tanggal dimulainya berhenti merokok' di bulan depan.
6 Ciri-ciri Wanita Pecandu Seks
SELAMA ini, pecandu seks sering dialamatkan pada kaum pria. Stigma tersebut mungkin akibat cara pandang yang mengatakan bahwa pria adalah pihak yang seharusnya agresif di ranjang.
Kenyataannya, wanita juga bisa mengalami masalah kecanduan seks. Agresitivitas dan pihak yang mengawali aktivitas seks juga bisa diselesaikan oleh wanita. Kenali wanita pecandu seks lewat beberapa ciri berikut, seperti diungkap Times of India.
Senang jadi magnet perhatian
Wanita yang menderita kecanduan seks (nymphomaniac) membutuhkan perhatian dari lebih dari satu orang. Dia bisa pergi sejauh apapun untuk menjadi magnet bagi banyak pria. Jadi, berhati-hatilah jika pasangan Anda menebar pesona pada seluruh teman, kolega, dan bos Anda, ataupun pria yang baru ditemuinya.
Selalu dalam suatu hubungan
Masa lalu hubungan mendorongnya terus meneruskan seri baru hubungan dengan pria lain. Alasan mengapa dia tidak pernah sendiri adalah bahwa ia tidak bisa berdiri sendirian.
Seks di mana-mana
Tidak peduli apa yang Anda katakan padanya, ia hanya akan menguraikan arti atau konotasi seksual untuk memuaskan dirinya. Dia akan melampirkan setiap percakapan dengan erotisme yang akhirnya mengarah pada hubungan seks.
Seks adalah obat
Untuk semua rasa sakit, kecemasan, dan masalah, satu-satunya obat yang bekerja untuknya adalah seks. Dia tidak bisa melupakannya.
Terlalu sering, terlalu cepat
Itu harapannya dari hubungan. Sementara wanita normal cukup dengan berciuman dan berpelukan, dia sudah terbakar dengan keinginan membara untuk berada di tempat tidur dengan Anda, dengan penuh perintah untuk Anda, tentu saja!
Tolak dia dan lihat reaksinya
Setiap pria mengalami hari di mana libidonya sedang rendah dan gagal membalas gairah Anda. Tapi, berani menolak seorang nympho atau pecandu seks, maka dia akan menyentuh pola perilaku ekstrem, termasuk meludahi Anda, depresi, dan rasa takut terhadap penarikan dari segala sesuatu di sekelilingnya. Kecenderungan ekstrem bunuh diri juga bisa menjadi pertimbangannya.
"Tidak mungkin bagi pecandu seks mewujudkan kebutuhan pengobatan untuk masalahnya. Dalam berbagai kasus, itu adalah hak prerogatif. Butuh kesabaran untuk meyakinkan dia menemui seorang pakar. Kurangnya treatment tidak bisa hanya mengungkapkan rasa malu akut pada pecandu seks, tetapi juga menyandarkan mereka dalam masalah hukum, terutama dalam kasus wanita, "jelas psikiater Dr Aruna.
sumber http://asaborneo.blogspot.com/2010/06/6-ciri-ciri-wanita-pencandu-seks.html
Langganan:
Postingan (Atom)